Disini kamu tidak akan menemukan semua hal tentang modernisasi, purifikasi, materialisasi, maupun kaki bau terasi.
Tapi kamu akan sangat tercengang setelah tau bahwa .... TERNYATA MASIH ADA YA CEWEK SE NDESO ITU...

Salam senyum
Cewek Ndeso

Minggu, Maret 22, 2009

Untitled feelins



Cewe ndeso mau serius…
Hemm.. dari mana dulu yah?


Oke, beneran neh mau ngomongin hal yang serius. Ngomongin tentang.. jeng jeng jeng… MAKAN SIANG NANTI ENAKNYA MAKAN APA YA?
Yeeee.. kena tipu! Gitu kok dibilang serius. *ga jelas banget dah.
Ehem ehem.. serius ah. Di postingan kali ini cewe ndeso pengen ngecurhatin suasana hatinya sekarang.
Sejak bertemu dia, hariku penuh dengan warna. Sekarang aku tau bagaimana rasanya diberi perhatian dan kasih sayang, rasa selalu terjaga, rasa selalu diberi cinta, dan juga rasa sebel (tapi sayang) ketika… DIBILANG ABIS NGINJEK KODOK.
Silahkan ketawa sepuasnya, cowo katro dimanapun kau berada!
Kau tau kawan, ternyata indah banget ya ketika kita telah dapat menyerahkan hati pada seseorang.
Indah saat kita saling berbagi rasa.
Indah ketika kita mulai berusaha untuk menyatukan dua hati yang berbeda.
Indah pula ketika kita sedang dihadapkan pada suatu permasalahan selama penyatuan dua hati itu dan kita bisa melewatinya bersama.
Well, walaupun sampai sekarang aku merasa belum ada permasalahan selama menjalin hubungan ini, tetapi aku sadar, aku harus selalu siap kapanpun juga bahwa PASTI akan ada kerikil kecil dalam perjalanan ini.
Yang penting adalah bagaimana sikap kita dalam menyikapi kerikil kecil itu agar tidak menjadi batu besar dan membuat kita tersandung dan jatuh.
Ooowh…
Cewe ndeso mau jalan-jalan dulu sama cowo katro dulu aaaah..
Bye.. See you…

Sabtu, Maret 14, 2009

Saat Menulis Ini...

Saat menulis ini, cewe ndeso sedang asik makan kacang dan makan pisang.
Well, Aku bukanlah seperti yang kalian kira. Kini aku bukanlah primata berbulu yang suka garuk-garuk badan. (kini? Ooh, jadi dulunya??)
Saat menulis ini, cewe ndeso sedang menahan sakit di hidung, hasil facial hari minggu kemaren.
Saat menulis ini, cewe ndeso belum mandi, belum sarapan, rambut acak adul, mata masih belekan, idung masih bergelantungan upil dan pipi masih ada bekas iler semalem.
Tapi pesona kecantikan si cewe ndeso selamanya tak akan pernah luntur. Oke, itu memang lebay tingkat tinggi. Ckckck,, memang dibutuhkan keahlian khusus untuk menjadi The Best Lebay of The Year sepertiku.
Saat menulis ini, cewek ndeso sedang merasa miss him so much. Cowo katro udah balik ke Jakarta duluan.
Saat menulis ini cewe ndeso feel bored, nothing doing at home. Kerjaan cewe ndeso kalo lagi liburan dirumah ya kayak gini. Nggak jauh-jauh dari ngemil, ngemil, ngemil, dan ngupil.
Anyway, liburan yang cuma 1 minggu ini lumayan mengasyikkan kok.

Hari pertama: Berendam air panas di Guci bareng keluarga. (baca: Cowo katro nebeng).

Papa: Ayo jogeeeed....

Cowo Katro: Ayo pak.. siiip...

Hari kedua: Ngegencetin komedo di Natasha.
Yeah, kini kubebas komedo. Tapi beneran, ini sakit gilaaaaa!!!
Kata mbak-mbak nya waktu mau ngegencetin komedoku:
“Wah, komedonya udah item-item, trus kering lagi. Mbaknya harus nahan sakit ya nanti kalo lagi dikeluarin komedonya!”
Oke, sakit ya? Hahaha… (*Tertawa dalam derita dan pasrah menerima nasib).
Hari ketiga: Maen tennis bareng keluarga. (baca: Cowo katro numpang minta diajarin).
Well, sebagai anak baru di bidang pertenisan, menurutku cowo katro udah lumayan jago juga maen tenisnya. Walaupun megang raketnya masih kayak ibu-ibu megang ulekan, badan masih kaku kayak robot gedek kesamber geledek, trus ditambah lagi variasi pukulannya yang cuma ada dua: bola nyangkut di net atau bola terbang melayang jauh di angkasa. Wohoooo...
Tapi cewe ndeso acungkan tiga jempol kaki untuk perjuangan cowo katro tercinta. Yaah, memang itulah salah satu persyaratan untuk meminang cewe ndeso yang cantik jelita: Bisa menelan bola tenis mentah-mentah di hadapan calon mertua. Upz...

Hari keempat: Cewe ndeso mulai merasa kesepian, ditinggalkan cowo katro yang udah lebih dulu balik ke jakarta. Cewe ndeso seharian ngeliatin poto cowo katro untuk mengobati rasa kangennya. (Bukan, bukan ngeliatin poto kuda nil yang lagi mandi di kubangan lumpur!!)

The Beauty and The Kuda Nil

Hari kelima: Cewe ndeso maen ke tempat mbah kakung dan mbah putri.
Disinilah cewe ndeso mulai merasa: “Mama.. ternyata selama ini cewe ndeso belum menjadi ndeso-ers sejati”.
Ehem, aku ngaku kalo critaku yang suka maen sama kebo di sawah itu hanya ke-lebayanku belaka. Aku juga ngaku kalo selama ini aku amat sangat jarang sekali maen di sawah.
Nyatanya: Cewe ndeso adalah anak rumahan yang selalu banjir kasih sayang mama-papa!!
Yeaah, sekarang kalian boleh menyebutku sebagai pembohong cap ikan tongkol.
Jadi waktu mau ke rumah mbah, sekalinya ngelewatin jalan-setapak-becek-amit-amit yang diapit kebun tebu, aku berkali-kali ngejerit.
“Momi.. kakiku kotoooor...!!!”
“Papa...jalannya jangan cepet-cepet, licin bangeeet...!!!”
”Iiiih.. jijik...!!

ini kakiku, mana kakimu?

Well, nyampe di rumah mbah kaki indah cewe ndeso berubah menjadi kaki monster lumpur.
Perfect!!

hoaaahm.. mandi dulu aaaah... see u at next news...

Senin, Februari 16, 2009

New News

Well,, maap kalo kalian sudah terlalu lama menunggu up date-an blog ini. Maklum, si cewe ndeso yang byutipul ini lagi bener-bener sibuk (atau sok sibuk?) buanget ngejalanin beberapa proses kehidupan.
Dua bulan ngecuekin blog ini bikin aku kangen banget open my mind buat menceritakan pengalaman yang ga sebenernya ga penting untuk ditulis, tapi anehnya justru pengalaman yang ngga penting itulah yang suatu saat nanti bakalan menjadi suatu moment yang sangat penting untuk cewe ndeso atau bahkan untuk kalian.
Ehem, berasa sok ditungguin gitu up date-an blognya. Padahal sih yang ngebaca ngga jauh-jauh dari Mama, Dini, Rina, Titin, Mas Fahmi, kucing, kambing, kerbau, bangau... wohooo, maap 5 nama terakhir tidak termasuk dalam daftar manusia. (maap, yang merasa punya nama ”Fahmi” silahkan hitung 5 nama terakhir yang disebutkan tadi)
Kakakakakak...
Ada beberapa kabar terbaru dari kehidupanku:
1. Udah hampir 1 bulan ini si cewe ndeso punya tukang ojek pribadi.
Yuhuuu... ternyata punya tukang ojek pribadi itu mengasyikan yah! Gara-gara tukang ojek inilah cewe ndeso jadi males nge-up date blog. Ok, ayo kita bikin komit, mulai saat ini mari kita panggil si tukang ojek ini: ”si COWO KATRO”. Yeaahh,, cool...
Sekarang kalian tau kan siapa yang kumaksud di postingan sebelumnya. Yup, thats him.
Anyway, kurasa kita berdua adalah pasangan yang paling ideal sepanjang sejarah percintaan, bahkan mengalahkan kisah abadi sepanjang masa: Romeo and Juliet, because we are ”Cowo Katro and Cewe Ndeso”. Ah, sungguh pas sekali. Luv luv...

2. Ini sudah minggu ketiga cewe ndeso kerja rodi di RS Tangerang
Nasib anak farmasi semester akhir ini emang begini: PKL, Laporan PKL, Proposal skripsi, Seminar proposal, Skripsi, dan Sidang. Yeah, perfect!!
Kalo dipikir-pikir emang bisa bikin otak dangdutan, tapi aku teringat pesan dari cowo katro.
”Jangan dilihat dari seberapa sulit kamu akan menghadapi semua itu, tapi lihat semua itu sebagai satu tahap lagi menuju toga dan jubah wisuda”.
Hemm,, simpel tapi bermakna. Bikin aku nambah sayang sama tikus putihku.
Aku juga inget pesan Mama:
”Wanita yang paling bahagia adalah wanita yang bisa menjaga hatinya dikala kecurian hatinya. Hati-hati ya ndo, tetap fokus belajar”
I wish, aku tetap menjadi wanita yang paling berbahagia dalam semua hal. So, I keep effort untuk membuat hati yang tercuri ini menjadi suatu motivasi dalam pencapaian kesuksesanku dalam belajar.
Actually, banyak hal yang ingin aku critain tentang pengalaman yang keren banget selama aku PKL di RS Tangerang ini. Tapi, kurasa kalian bakal tidur di depan laptop saking banyaknya cerita yang aku tulis.
Anyway, inti dari kehidupan baruku di Tangerang adalah: seneng, capek, deg-degan, adrenalin meningkat, dapet pengalaman baru komunikasi sama pasien, mata pegel melototin ko-as ganteng mondar mandir di RS (cewe ndeso’s hope: moga-moga cowo katro ga baca blog ini, luv u honey. hehe..), betis berkonde kebanyakan mondar-mandir keliling tebar pesona di rumah sakit, lemak bertumpuk keseringan ngemil di kosan, daaaaan masih banyak lagi yang lainnya.
Weits, baru nyeritain intinya aja kalian udah pada nguap. Hahahah...
Udah dulu ah up date-an blog ndeso kali ini. Di tangerang susah banget nyari warnet, sumpah ternyata Tangerang lebih ndeso dari desaku. Peace.. for Tangerang citizen, thas all just kidding. *melet
Publish-in postingan ini aja harus nebeng online 3,5 G-nya Lulu. Thanx a lot lu!!!
And the last but not least:
I LOVE U honey....

Jumat, Januari 16, 2009

Hujan,, Hujan,, Hujan,,

Abis mandi, pengen nulis. Mood ga keluar.
Buka blognya si kambing-my crazy idol,,
Ada kata-kata tentang hujan yang bagus banget. Pengen tau?
Oke, I'll share to u all,,,

Ah, musim hujan. Aku selalu suka hujan. Ada romantisme tersendiri dari hujan, entah kenapa, mungkin datang dari percampuran antara cemas menemukan tempat berteduh, pengharapan melihat pelangi pas hujan selesai, dan merenung sendiri dari balik kacamata yang berembun. Hujan membawa itu semua: cemas, harap, dan perenungan.

Aku suka hujan. Aku suka menyetir mobil di bawah hujan sambil melamun, melihat jalanan melalui kaca yang dipenuhi oleh titik-titik air. Lalu aku menghapusnya dengan wiper, yang tentu saja percuma, hanya untuk melihatnya basah kembali: setitik demi setitik demi setitik demi setitik… hingga aku menghapusnya lagi. Dan ulangi. Lalu aku menyetel radio, bernyanyi sumbang, yang tersamarkan oleh bunyi kaca yang ditempa air. Aku suka tidak bisa mendengar suaraku sendiri. Aku suka dibungkam tanpa sengaja.

Aku suka hujan. Terutama aku suka bau air yang bercampur dengan tanah, bau lumpur samar itu. Aku selalu menciumnya dengan brutal, menghirup dalam-dalam dan menahan napas, supaya tidak terlupakan oleh bau yang lain. Aku ingat, sewaktu masih kecil, aku selalu suka menari di bawah hujan, teriak bersama teman-teman dan mengecap rasa asin yang mampir di bibir. Dan ketika keesokannya harinya meriang? Aku gak peduli.

Tapi aku selalu takut dengan badai. Dengan kemampuannya untuk merusak, menghancurkan yang telah ada. Menyapu bersih apa yang pernah aku bangun. Menelan semuanya dalam satu kali jentikan jari, atau kurang. Badai dengan angin kencang, petir nyaring, dan kilatan yang menyilaukan mata. Badai bisa membuat orang hilang. Badai bisa membuat orang bimbang. Badai bisa, menyesatkan.

Dan ketika badai semacam itu datang,
yang diperlukan hanyalah keberanian untuk menari di bawah hujan.

Hei, kamu. Pegang tanganku.
Kita menari bersama. Ya?

(by: Raditya Dika, http://radityadika.com/)

Aku kok merasa melayang yah???
huaaaaaaaahhhh,, mama toloooooong,,,!!!!

Kamis, Januari 15, 2009

Luv U, Mom...

Mamaku adalah wanita yang paling cantiiiiiik sedunia...

Poto mama yang lagi NGUPIL itu adalah sebuah kesalahan waktu, tempat, dan anak ndeso yang kurang ajar!!!

I LUV MOM,, I LUV MOM,, I LUV MOM,,

yihaaaa,, I'm a suPer wOmen NdesO

yihaaaa,, I'm a suPer wOmen NdesO
karang di Pantai Baron, Jogja

hei, he's not my prince

hei, he's not  my prince
di Masjid UGM

di kampus kuning

di kampus kuning